Tingkatkan Ekonomi Disektor Pertenakan, 48 Kelompok Ternak di Kabupaten Sukabumi Dapat Bantuan

 

SUKABUMI -- Pemerintah Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan daerah melalui berbagai inovasi strategis di sektor peternakan.Langkah yang ditempuh tak sekadar menumbuhkan daya saing dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara menyeluruh. minggu (09/03/2026).

Bidang peternakan menjadi fokus utama pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia peternak. Bimbingan teknis budidaya ternak, penguatan kelembagaan kelompok ternak, serta pelatihan pengolahan dan pemasaran produk peternakan menjadi bagian dari upaya profesionalisasi pelaku usaha.

Selain itu, pemerintah membuka akses pembiayaan modal dengan memberikan hibah bibit ternak yang bersumber dari berbagai dana, yakni APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten. Sebanyak 48 kelompok ternak di berbagai desa mendapat bantuan bibit ayam ras petelur, sapi potong, dan domba maupun kambing.

Inisiatif ini diharapkan membuka peluang usaha baru sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Pelayanan inseminasi buatan (kawin suntik) bagi sapi dan kerbau juga menjadi tulang punggung untuk meningkatkan kualitas serta populasi ternak unggul di Sukabumi. Pendekatan ini diiringi dengan program kesehatan hewan gratis yang menyentuh semua wilayah kecamatan dan menyasar beragam jenis ternak maupun hewan peliharaan masyarakat.

Langkah ini selain menjaga ketahanan peternakan juga memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit zoonosis yang berpotensi menular ke manusia. Kualitas produk peternakan mendapat perhatian khusus melalui pendampingan sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi unit usaha yang berperan dalam keamanan pangan asal hewan. Sertifikasi ini merupakan instrumen penting agar produk peternakan tidak hanya higienis dan aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang semakin ketat. Pada sisi investasi, Pemkab Sukabumi aktif memberikan fasilitasi untuk menarik dan mengembangkan sektor peternakan. Pendampingan dan pembinaan intensif diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha serta menjaring investor yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

Di tengah kondisi anggaran yang terbatas, pemerintah juga menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama guna menunjang akses distribusi produk peternakan dan mobilitas masyarakat desa. Keberhasilan Kabupaten Sukabumi mempertahankan status bebas rabies (zero cases) melalui vaksinasi massal dan penggerakan kader zoonosis menjadi bukti sinergi efektif antara pemerintah dan masyarakat. Tidak kalah penting, Pemkab Sukabumi aktif terlibat dalam program penurunan stunting dengan memanfaatkan bantuan pangan asal hewan seperti telur dan susu serta melaksanakan distribusi bantuan bagi korban bencana alam yang menimpa wilayahnya.

Seluruh upaya ini menunjukkan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan visi “Sukabumi yang Mubarokah” — Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah — melalui pengembangan sektor peternakan. Pendekatan yang terintegrasi dan mengedepankan pemberdayaan masyarakat diharapkan menjadi pilar utama dalam membangun daerah yang lebih sejahtera dan sehat. 

Reporter : Adam Firmando


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال