Diduga Sunat Dana Bansos, Warga Minta Oknum Ketua RT di Desa Gunung Endut Dipecat

DHI Sukabumi - Diduga lantaran memotong dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai 100 ribu serta meminta bayaran kepada warga sebesar 250 ribu untuk pengurusan penerbitan surat pindah di Kantor Desa, warga meminta oknum Ketua RT 31 di Kampung Babakan Jaya Wangi Desa Gunung Endut Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, di pecat.

Hal tersebut disampaikan salahsatu warga yang minta disembunyikan namanya, bahwa oknum RT tersebut meminta uang senilai 100 ribu kepada setiap warga yang mendapatkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

"Saya sendiri penerima BPNT memang benar setiap penerima diminta uang 100 ribu dengan dalih 60 untuk jompo 40 untuk ongkos," kata warga. Rabu (11/03/26).

Sementara ditempat berbeda sumber lain juga menyampaikan bahwa, dirinya juga diminta uang 250 ribu oleh saat ia memproses surat pindah.

"Awalnya minta surat pindah saat itu hanya ada Bu RT dan saya memberi uang 100 ribu. Namun, setelah surat itu selesai kok saya diminta uang lagi 150 ribu sementara penerbitan surat tersebut itu gratis dari desa juga," ketusnya.

Kendati demikian, ia tetep membayarnya dengan alasan tidak mau pusing. 

"Tapi kok anehnya oknum RT seperti seperti itu masih dibiarkan mending pecat saja kasihan warga kurang mampu kalau setiap pengurusan administrasi dimintai uang dan harusnya Kepala Desanya tegas," ucapnya.

Sementara saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua RT 31 Desa Gunung Endut membenarkan adanya pemotongan kepada penerima Bansos. Tetapi ia membantah terkait adanya pungutan kepada warga saat mengurus proses surat pindah. 

"Memang betul ada potongan sebesar 100 ribu, itupun saya bagikan lagi kepada jompo dan sisanya untuk ongkos saya. Kalau untuk pungutan pengurusan surat pindah sebesar 250 ribu itu fitnah, saya tidak pernah melakukan itu, kalau memang terbukti saya siap mundur," Tandasnya. 

Selanjutnya terkait persoalan ini awak media telah mencoba mengkonfirmasi kepada Pihak Desa Gunung Endut. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Desa terkait masalah ini.

Team red

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال