DHI Sukabumi - Warga Desa Palasari Hilir Kecamatan Parungkuda kecewa atas adanya informasi dugaan penyelewengan dana BUMDes senilai 314 juta yang dikelola pihak BUMDes untuk usaha Ayam Petelur yang berlokasi di Kampung Lebakwangi RT 01/07.
Hak tersebut disampaikan salah satu Warga Desa Palasari Hilir, yang minta disembunyikan namanya bahwa, informasinya uang tersebut sudah diserahkan seluruhnya dari pihak Desa ke rekening BUMDes. Namun, usahanya hingga saat ini tak kunjung berjalan.
"Informasinya itu anggaran 2025 namun hingga saat ini mangkrak usahanya tidak berjalan. Bangunan di Kampung Lebakwangi RT 01/07 itu hanya kandang saja berikut perlengkapannya. Kalau Ayamnya seekorpun tak nampak," ketus warga saat ditemui tim DHI beberapa waktu lalu.
Dengan demikian, terkait masasalah tersebut Warga Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan memeriksa pengurus BUMDes di Desa Palasari Hilir.
"Kalau ini dibiarkan, maka kami selaku masyarakat akan melaporkan sendiri ke pihak berwajib nantinya agar siapapun yang melakukan pelanggaran bisa ditindak tegas," kata dia.
Guna kepentingan keseimbangan pemberitaan pada Jum'at 10 April media DHI mencoba mengkonfirmasi kepada Ketua BUMDes Palasari Hilir, Dadeng, melalui pesan Whatsap, Namun, sayangnya ia belum bisa memberi penjelasan terkait masalah tersebut malah terkesan menghindar saat hendak ditemui diminta penjelasan.
Sementara dihari yang sama, Kepala Desa Palasari Hilir saat ditemui di Kantornya, diwakili Sekretaris Desa, Suryana, menyampaikan bahwa, seharusnya anggaran Bumdes yang direncanakan untuk usaha Ayam Petelur itu sudah memperoleh hasil kalau realisasinya sesuai.
"Harusnya lebaran kemarin telurnya sudah panen. Tapi dari informasi yang kami dapat sampai saat ini ayamnya juga belum ada," katanya.
Menurutnya, pihaknya tidak mengetahui proses belanja ayam dan segala kebutuhan untuk proyek ayam tersebut, hanya saja uangnya sudah diserahkan seluruhnya kepada BUMDes.
"Kami tidak mengetahui Prosesnya. Yang jelas uang itu sudah kami serahkan. Hanya saja sempat mendengar jika rencana belanja ayamnya melibatkan Pak Warsim dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi," jelasnya.
Aris./ team

