DHI Sukabumi - Kurang lebih 1000 ekor Ayam Petelur Milik BUMDes Motekar Desa Cigengkol Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi Diduga Raib tanpa kejelasan dengan dalih ayam ayam tersebut pada Mati hingga mencapai kerugian Ratusan Juta Rupiah.
Namun, dibalik peristiwa tersebut Warga menilai terdapat sejumlah kejanggalan pasalnya tersebar rumor hal itu memang diduga disengaja oleh pihak pihak yang terlibat dalam pengelolaan uang itu.
"Awalnya program itu digadang gadang bakal mampu mendorong meningkatkan ekonomi melalui pengalokasian Dana ketahanan pangan penyertaan modal BUMDes Motekar senilai Rp 239.456.000
pada tahun anggaran 2025. Namun sayangnya uang itu malah Raib," ungkap salah satu warga saat ditemui yang minta disembunyikan namanya. Rabu (26/8/26).
Menurutnya, Dalih kerugian yang disebabkan karena Ayam petelur itu pada Mati semua itu sangat tidak masuk akal. Terlebih lagi hingga ada bahasa sudah ada BA Kematian dari UPTD peternakan yang ternyata bohong.
"Cek saja kandangnya pak secara kasat mata aja terlihat itu kandang sudah lama kosong. Jadi pada intinya kami selaku warga meminta semua yang terlibat diperiksa bilamana terbukti bersalah proses secara hukum yang berlaku supaya mereka jera karena ini menyangkut uang negara," tegasnya.
Sementara terkait masalah tersebut saat dikonfirmasi dihubungi Via Whtasapp Kepala Desa Cijengkol serta Ketua BUMDes Motekar malah terkesan bungkam enggan memberikan penjelasan terkait masalah ini.
Team red
